keluh

Lagi, nada nada minor menyesakkan ruangan
Lagi, terbaring bersembunyi dalam gelapnya pejaman mata
Lagi, mengingat mencoba melupakan
Lagi, mencuri bayangannya mencoba singkirkan rindu
Lagi, diselimuti rasa penyesalan yang membekukan
Lagi, bermimpi bahwa ini hanyalah mimpi
Lagi, memejamkan mata mencari bayang senyumnya
Lagi, melawan hati mencoba sadarkan diri
Lagi, mengingatkan jiwa bahwa dia telah pergi
Lagi, mengusir rasa yang ditinggalkan
Lagi, sedikit demi sedikit menghilangkan harapan, harapan memiliki
Lagi, terjebak rasa
Lagi, dilupakan
Lagi, air mata
Lagi, terluka melupakan
Lagi, semoga tak lagi..

bila Tuhan menetapkan kita terpisah, ijinkan aku memelukmu, mendekapmu menyatukan jiwa, melawan ketetapan Tuhan tentang hati, mengeluarkan semua air mata mengungkapkan rasa, dan meleburkan raga...

Bogor, 12 11 2015

Komentar