Sebuah Alasan



Terkadang merasa lelah, terasa lemas kaki ini, terasa berat tubuh ini dan terasa capek hati ini. semua itu tiba - tiba hilang, entah menguap kemana dalam sekejap, seperti sehelai tisu yang terbakar, hanya dengan mengingat engkau ibu, ayah, zimam, novi.

Tidak perlu kalian tahu bahwa aku hidup hanya untuk kalian. tidak ada alasan lain disaat orang lain bertanya "kenapa"

Rasa cinta ini, kasih sayang ini, tidak ada yang mampu menggantikan. semua ini untuk kalian, walau terkadang aku kesulitan untuk mengungkapkannya langsung.

Ibu, terimakasih untuk semuanya, kau yang terbaik. terimakasih untuk kesabarannya, terimakasih untuk kasih sayang yang tak pernah berhenti. terimakasih untuk semua doa. terimakasih untuk ilmu. terimakasih telah mengajariku berbicara, terimakasih telah mengajariku berjalan, terimkasih telah mengajariku membaca, menulis. tunggu aku, aku tak akan mengecewakanmu, malaikat tercantiku yang nyata.

Zimam, Novi, sukses untuk hidup kedepannya, aku akan selalu berada disamping kalian, aku menyayangi kalian lebih dari apapun, akan aku berikan semua yang aku punya.

Ayah, tidak ada kata kata yang pantas. aku menyayangimu sampai mati!

tunggu aku dan biarkan aku mengingat kalian setiap hari.

Komentar