judul dari segala judul yang ada
pagi ini, 10 agustus 2014 aku masih terjaga alias belum tidur sama sekali dan seperti biasa aku tidak ingat kalo semalam adalah malem minggu.
entahlah kenapa tiba - tiba buka leptop, nyolokin modem dan langsung buka blog, terus nulis disini, dan mungkin nanti akan aku post. mudah - mudahan.
lumayan dingin darmaraja pagi ini. dingin nya itu seperti kamu lagi ada di darmaraja pagi - pagi. berbicara tentang dingin, mengingatkanku dengan es krim yang ada di lemari pendingin.. punyanya alfamart. ah ngaco ah.
tapi beneran, dingin itu kadang suka disamakan dengan sikap seseorang yang cuek dan acuh tak acuh, apa sih salahnya dingin sampe - sampe disamain dengan hal yang jelek seperti itu. tapi sebagian perempuan ada yang menyukai sikap seorang laki - laki yang dingin seperti itu. bodo amat lah.
kembali ke pagi ini, pagi ini berbeda dari pagi - pagi sebelumnya, dan mungkin saja pagi besok akan berbeda dengan pagi yang sekarang. ada yang berpikir kalo pagi itu suka dipakai sebagai prinsip hidup oleh sebagian orang, mereka berprinsip kalo hidup itu harus seperti pagi, semakin tinggi semakin merunduk. entahlah, yang pasti hidup itu jalani dengan benar selebihnya nikmati saja.
namun dalam berbicara mengenai kehidupan, semakin aku berpikir, semakin timbul pertanyaan - pertanyaan yang sulit untuk aku ketahui jawabannya, misal, siapa sih nama tetangganya naruto?. kadang aku berpikir kenapa sih harus peduli, padahal tetangganya naruto saja tidak peduli dengan kehiupanku.
dalam kehidupan ini, ya khususnya kehidupan pribadi aku ya, aku itu tidak punya sebuah cita - cita, padahal dulu waktu sekolah SD sering ditanya sama guru dikelas, dan aku selalu jawab.. euu.. duh lupa.
sekarang sudah 21 tahun, aku masih tidak punya cita - cita, kapan sih punya cita - cita ? berapa lama lagi aku harus menunggu?. sebenarnya, aku hanya mempunyai tujuan dalam hidup ini. tujuan ku yaitu menjadi kaya. entah kenapa.. aku ingin menjadi kaya. awalnya alasanku untuk menjadi kaya yaitu, dengan menjadi kaya aku dapat membeli cita - citaku, dan juga agar bisa membalas budi kepada orang tua yang sudah merawatku dari kecil, yaa secara kasarnya mah pengen bayar utang. tapi aku sadar bahwa seberapa kaya pun kita, kita tidak akan mampu membayar hutang itu, dan orang tua kita pun mungkin tidak akan menerimanya, dan menyuruh kita saja yang menyimpannya.
aku sempat ingin merubah tujuanku menjadi kaya ini, menjadi sebuah cita - cita. kenapa? bukan hanya semata - mata untuk menjawab pertanyaan orang ketika mereka bertanya 'apa cita - citamu?'. bukan, bukan begitu. tapi jauh lebih dari itu, cita - cita merupakan sebuah mimpi, dan menjadi kaya bukanlah sebuah mimpi bagiku. so, aku tetap pada tujuanku. dengan menjadi kaya aku tidak hanya ingin mendapatkan sebuah kesenangan, tapi sebuah tawa lepas yang dikeluarkan oleh orang tuaku, adik adikku, istri dan anakku pada waktu dan ruangan yang sama. hanya itu..
semoga masa depanku lebih cerah dari pada sinar matahari pagi ini..
selamat malam
entahlah kenapa tiba - tiba buka leptop, nyolokin modem dan langsung buka blog, terus nulis disini, dan mungkin nanti akan aku post. mudah - mudahan.
lumayan dingin darmaraja pagi ini. dingin nya itu seperti kamu lagi ada di darmaraja pagi - pagi. berbicara tentang dingin, mengingatkanku dengan es krim yang ada di lemari pendingin.. punyanya alfamart. ah ngaco ah.
tapi beneran, dingin itu kadang suka disamakan dengan sikap seseorang yang cuek dan acuh tak acuh, apa sih salahnya dingin sampe - sampe disamain dengan hal yang jelek seperti itu. tapi sebagian perempuan ada yang menyukai sikap seorang laki - laki yang dingin seperti itu. bodo amat lah.
kembali ke pagi ini, pagi ini berbeda dari pagi - pagi sebelumnya, dan mungkin saja pagi besok akan berbeda dengan pagi yang sekarang. ada yang berpikir kalo pagi itu suka dipakai sebagai prinsip hidup oleh sebagian orang, mereka berprinsip kalo hidup itu harus seperti pagi, semakin tinggi semakin merunduk. entahlah, yang pasti hidup itu jalani dengan benar selebihnya nikmati saja.
namun dalam berbicara mengenai kehidupan, semakin aku berpikir, semakin timbul pertanyaan - pertanyaan yang sulit untuk aku ketahui jawabannya, misal, siapa sih nama tetangganya naruto?. kadang aku berpikir kenapa sih harus peduli, padahal tetangganya naruto saja tidak peduli dengan kehiupanku.
dalam kehidupan ini, ya khususnya kehidupan pribadi aku ya, aku itu tidak punya sebuah cita - cita, padahal dulu waktu sekolah SD sering ditanya sama guru dikelas, dan aku selalu jawab.. euu.. duh lupa.
sekarang sudah 21 tahun, aku masih tidak punya cita - cita, kapan sih punya cita - cita ? berapa lama lagi aku harus menunggu?. sebenarnya, aku hanya mempunyai tujuan dalam hidup ini. tujuan ku yaitu menjadi kaya. entah kenapa.. aku ingin menjadi kaya. awalnya alasanku untuk menjadi kaya yaitu, dengan menjadi kaya aku dapat membeli cita - citaku, dan juga agar bisa membalas budi kepada orang tua yang sudah merawatku dari kecil, yaa secara kasarnya mah pengen bayar utang. tapi aku sadar bahwa seberapa kaya pun kita, kita tidak akan mampu membayar hutang itu, dan orang tua kita pun mungkin tidak akan menerimanya, dan menyuruh kita saja yang menyimpannya.
aku sempat ingin merubah tujuanku menjadi kaya ini, menjadi sebuah cita - cita. kenapa? bukan hanya semata - mata untuk menjawab pertanyaan orang ketika mereka bertanya 'apa cita - citamu?'. bukan, bukan begitu. tapi jauh lebih dari itu, cita - cita merupakan sebuah mimpi, dan menjadi kaya bukanlah sebuah mimpi bagiku. so, aku tetap pada tujuanku. dengan menjadi kaya aku tidak hanya ingin mendapatkan sebuah kesenangan, tapi sebuah tawa lepas yang dikeluarkan oleh orang tuaku, adik adikku, istri dan anakku pada waktu dan ruangan yang sama. hanya itu..
semoga masa depanku lebih cerah dari pada sinar matahari pagi ini..
selamat malam
Komentar
Posting Komentar